Setelah melalui proses diklat dan sertifikasi Opertor Pesawat Uap Kelas I selama sepuluh hari mulai tanggal 13 Februari 2012 hingga 23 Februari 2012, para peserta diklat dan sertifikasi sejumlah 16 orang yang keseluruhannya merupakan karyawan dari PTPN XI tersebut dapat berbangga hati karena seluruhnya dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat dan Surat Ijin Melayani Pesawat Uap dan Bejana Tekan. Bukan Hal mudah untuk mendapatkan sertifikat dan surat ijin yang dikeluarkan langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, karena para peserta harus mengikuti serangkaian kegiatan diklat dan ujian hingga dinyatakan lulus.
Dalam proses diklat dan sertifikasi yang digelar di gedung training center Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, para peserta juga di agendakan untuk mengikuti kegiatan kunjungan industri yang dilaksanakan di PT. Weltes Energi Nusantara sebuah perusahaan konstruksi baja di daerah Gresik Jawa Timur. Kunjungan Industri tersebut dimaksudkan agar para peserta dapat mengetahui dengan langsung aplikasi dari hasil pendidikan selama mengikuti diklat dan sertifikasi selama sepuluh hari terakhir.
Penutupan digelar di ruang pelatihan 1 gedung Training Center kampus PPNS pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2012. Dalam sambutan penutupannya, Titis Aji selaku Kepala Bidang Sumber Daya Manusia PT. PN XI berharap semoga diklat dan sertifikasi operator Pesawat Uap Kelas 1 ini dapat memberikan hasil dan perkembangan yang signifikan bagi PT. PN XI dan semoga para karyawan yang telah lulus dan berhasil menerima sertifikat dapat menjadi teladan bagi karyawan yang belum tersertifikasi tentang bagaimana mengoperasikan pesawat uap yang benar dan prosedural.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Direktur PPNS, Ir. Muhammad Mahfud M.MT., FRINA “Semoga, diklat dan sertifikasi ini memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan PT. PN XI, dan semoga kedepannya, kerjasama antara PPNS dengan PT. PN XI terjalin semakin baik” ujar beliau dalam sambutan penutupan Diklat dan Sertifikasi operator Pesawat Uap Kelas I.








