Ditemui ketika pers conference dalam acara seminar bulan K3 nasional 11 Februari 2012 di kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Dirjen Binwasnaker Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Drs. Muji Handaya, M.Si menegaskan bahwa angka kecelakaan keja di Indonesia selama 3 tahun terakhir telah menurun, namun angka kematian akibat kecelakaan kerja masih tetap memprihatinkan dan Jatim masuk dalam urutan ketiga provinsi dengan tingkat kecelakaan kerja terbanyak di Indonesia. Mengingat Jatim termasuk provinsi besar dengan kepadatan penduduk tinggi serta memiliki banyak kawasan industri.
Sejalan dengan hal tersebut, beliau mengharapkan peran serta dari institusi pendidikan untuk dapat mensosialisasikan pentingnya implementasi K3 dalam kegiatan sehari –hari. Sehingga K3 dapat menjadi sebuah unsur mutlak yang telah membudaya pada diri setiap peserta didik sedini mungkin, mengingat institusi pendidikan merupakan tempat proses awal dimana tenaga kerja dilatih dan dididik sehingga siap memasuki dunia kerja.
Kemenakertrans RI telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk mensosialisasikan budaya K3, namun menurut beliau hanya PPNS yang memiliki progress significant hingga berpengaruh besar terhadap proses menuju Indonesia berbudaya K3. “PPNS punya andil besar dalam mewujudkan Indonesia berbudaya K3, begitu serius dalam perannya sebagai pelopor institusi pendidikan yang berbudaya K3 dan atas penghargaan dan penghormatan tersebut pada upacara 11 Januari 2012 kami mengundang Pak Mahfud untuk dilantik dan mempercayakan jabatan di DK3N (Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional) sebagai ketua komisi penelitian dan pengembangan K3 ” ujar beliau. Dalam kesempatan yang sama beliau menyampaikan harapan akan terwujudnya Indonesia Berbudaya K3 tahun 2015 dengan dimulai dari skala mikro yakni dari diri masing – masing tenaga kerja hingga skala makro yakni sebuah negara yang bebudaya K3.
Menanggapi pernyataan Drs. Muji Handaya, M.Si tersebut, Direktur PPNS Ir. Muhammad Mahfud M.MT., FRINA menyatakan kemantapan PPNS sebagai Institusi Pendidikan pelopor budaya K3 dan akan terus melakukan terobosan – terobosan baru hingga K3 benar – benar membudaya di masyarakat Indonesia.








