Opening Ceremony, (Ki-Ka, Ketua BAKORMA, Direktur PPNS, Ketua Forum Direktur)
Demi kesuksesan helatan akbar NPEO 2013 (National Polytechnic English Olympics), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebagai tuan rumah, tak tanggung-tanggung mempersiapkan sebaik mungkin. Sebagai bukti, walaupun acara yang nantinya akan diikuti lebih dari 70 Politeknik se-Indonesia digelar pada bulan Mei mendatang, namun persiapannya sudah dilakukan sejak awal Maret tahun ini yakni “Workshop and Acreditation of English Debate and Speech Competition Adjudicators National Polytechnic English Olympic 2013”.
Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Bapak Ir. M. Mahfud M.MT.FRINA
Ketua Bakorma Bapak Surfa Yondri, S.T.SST.M.Kom
Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia Bapak Ir. Dadet Pramadihanto, M.Eng.,PhD
Selama tiga hari hingga besok Selasa, 5 Maret 2013, lebih dari 60 calon juri didatangkan. Mereka berasal 40 politeknik dari Sabang hingga Merauke. Sebut saja seperti Politeknik Negeri Medan, Ujung Pandang, Manado, Batam, Lampung, Ambon sampai Politeknik Pertanian Kupang. Bertempat di lantai 3 dan lantai 4 gedung Direktorat PPNS, calon juri tersebut dilatih oleh 6 doktor narasumber yang berkompeten.
Menurut penangggung jawab kegiatan, Perwi Darmayanti SS Mpd, mengatakan narasumber akreditasi juri ini sangat berpengalaman di tingkat nasional. "Harapannya, setelah diberikan pelatihan ini, calon juri akan terakreditasi. Sehingga mempunyai standar yang sama. Tidak menutup kemungkinan, semua calon juri peserta ini akan terlibat," jelas Perwi.
Suasana Workshop & Acreditation Debate Adjudicators
Suasana Workshop & Acreitation Speech Adjudicators
Ke enam pembicara tersebut adalah Dr Ruruh Mindari Mpd (UWM Surabaya) dan Leonardi Palopo Spd Mpd (UMM) sebagai narasumber Speech Contest. Selanjutnya untuk materi Story Telling, pembicaranya yakni Dr Ahmad Idris Asmara (Unmuh Surabaya) dan Ireneve MOvia SSos (penyiar KompasTV, ArekTV, JTV). Terakhir, pembicara dan pengakreditasi juri untuk Debat English Competition yaitu Rahmat Nur Cahyo MA dan Nyoman Rajin Ariana, keduanya dari Poltek Negeri Bali. (humas)














